Berbeda Dari Pagelaran Bursa Inovasi Se-Indonesia
TPID Kec. Kuala Mandor B - Pemkab Kubu Raya melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) setempat, menggelar Bursa Inovasi Desa di aula Kantor Bupati Kubu Raya, Jl.Arteri Supadio, Sungai Raya. Acara yang diikuti 1.000 orang dari Desa se-kabupaten, acara tersebut dibuka Bupati Kubu Raya H.Rusman Ali.SH. Kamis (28/12).
Pagelaran bursa inovasi ini berbeda seluruh Inonesaia karana panitia dan undangan menggunakan baju adat masing-masing suku, ini merupakan bentuk rasa kecintaan budaya Indonesia yang semakin terkikis oleh waktu.
Pembukaan acara tersebut ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati dan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan dan Desa kabupaten Kubu Raya. Turut hadir, Kepala Camat se-Kubu Raya, kepala SKPD di jajaran Pemkab Kubu Raya, TPID se-Kab Kubu Raya, Kepala Desa, BPD serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Bupati dalam sambutannya mengatakan, "sesuai hasil evaluasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), lingkup penggunaan Dana Desa pada umumnya masih didominasi oleh pembangunan prasarana dan sarana infrastruktur perdesaan. Berdasarkan hasil evaluasi itu serta untuk mengembangkan kreasi dalam menyusun rencana pembangunan, mulai 2017 Kemendes PDTT menginisiasi pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID). Program TPID ini diharapkan bisa mendampingi desa-desa untuk memaksimalkan inovasi yang diadopsi oleh desa di tahun 2018 mendatang.
"Dengan adanya Bursa Inovasi ini kepala desa dapat memaksimalkan inovasi yang akan diadopsi dari bursa ini dan juga kepala desa dalam menggunakan dana desa yang jumlahnya 1,6 miliar ini di kelola degan swakelola agarhasilnya lebih maksimal". Kata H. Rusman ali Bupati Kubu Raya
Menurut Kepala Camat Kuala Mandor B Drs.Yansen Subarani, "Bursa Inovasi Desa tersebut merupakan langkah strategis untuk menukar inovasi yang berkembang di wilayah desa-desa se kabupaten kubu raya".Pungkasnya..
Bursa inovasi ini pertama kali yang dilaksanakan di Kabupaten Kubu Raya, Maka dari itu desa yang tidak ikut serta dalam kegiatan inovasi ini rugi, karena Program inovasi ini dikatakan dapat dikatakan lebih efektif dalam menyelesaikan permasalahan di desa.
-Maryadi

Komentar
Posting Komentar